Video about Morphology

Hello guys 👋
Welcome back to my blogger.
In my post today. I wanna show you a video about Morphology linguistik.
And I hope you all enjoy it.

Happy watching 😘😍

https://youtu.be/BCSu__NSSck







Im waiting for your comment, suggestion/advice, or your bullying😂
And.. Don't forget to like, subscribe and share that video 😁

Bye.. Bye

New post about Morphology linguistik



Hi...sobat blogger!! Howdy? Semoga sobat semua dalam keadaan sehat yah :-)
Karena hari ini saya akan berbagi informasi penting Loh.. Penasaran kan? ;-)
Nah... Hari ini saya akan berbagi informasi tentang salah satu cabang ilmu linguistik. Tapi, di postingan kali ini saya akan berbagi informasi cabang morphology aja yah guys.Yang masih penasaran kuy..langsung kita lihat aja ;-)

Morphology adalah sala satu konsep pusat dari belajar linguistik. Ini bukan karena morfologi merupakan sub disiplin ilmu yang dominan di dalam belajar linguistik ya guys... tetapi di dalam belajar morfologi akan di arahkan bagaimana struktur kata itu sendiri, dan kata merupakan penghubungan antara belajar fonologi, sintaks, dan semantik.

Apa itu morphology?

Secara etimologi istilah morfologi berasal dari bahasa Yunani, yaitu berasal dari gabungan kata morphe yang berarti ‘bentuk’, dan logos yang berarti ilmu. Di dalam linguistik ilmu morfologi digunakan untuk menganalisis satuan dasar bahasa sebagai satuan gramatikal. Morfologi juga mempelajari seluk beluk kata serta pengaruhnya terhadap perubahan-perubahan bentuk kata pada golongan dan arti kata.

Nah.. Kalau dalam linguistik , morfologi ( / m ɔːr f ɒ l ə dʒ i / ) adalah studi tentang kata-kata, bagaimana mereka terbentuk, dan hubungan mereka dengan kata lain dalam bahasa yang sama.  Ini menganalisis struktur kata dan bagian kata, seperti batang , kata dasar , awalan , dan sufiks . Morfologi juga melihat bagian-bagian pembicaraan , intonasi dan tekanan , dan konteks cara dapat mengubah pengucapan dan makna kata. Morfologi berbeda dari tipologi morfologis , yang merupakan klasifikasi bahasa berdasarkan penggunaan kata-kata, dan leksikologi , yang merupakan studi kata-kata dan bagaimana mereka membuat kosa kata bahasa.
Berdasarkan artikel yang saya baca ada juga yang mengatakan kalau morphology adalah struktur internal kata-kata. Sehingga mereka menyimpulkan Morfologi adalah studi tentang struktur internal kata-kata dan membentuk bagian inti dari studi linguistik .

Morphology sebagai sub-disiplin linguistik dinamai untuk pertama kalinya pada tahun 1859 oleh ahli bahasa Jerman August Schleicher yang menggunakan istilah itu untuk mempelajari bentuk kata-kata.


Berikut adalah definisi morphology menurut para pengamat Bahasa.

Beberapa sumber memberikan masing-masing definisi tentang morfologi, yakni:

  • Verhaar (1986: 52), morfologi atau tatabentuk; Inggr. morphology, dulu juga morphemics adalah bidang linguistik yang mempelajari susunan bagian-bagian kata secara gramatikal.
  • Ramlan (1987: 21), morfologi adalah ilmu bahasa yang memelajari seluk beluk kata serta fungsi perubahan-perubahan bentuk kata itu, baik fungsi gramatikal maupun fungsi semantic.
  • Kridalaksana (1993: 51), morfologi adalah bidang linguistik yang mempelajari morfem dan kombinasi-kombinasinya; bagian dari struktur bahasa yang mencakup kata dan bagian-bagian kata yakni morfem.
  • Keraf (1984: 51), morfologi adalah bagian dari tata bahasa yang membicarakan bentuk kata.
  • Chaer (1994: 3), berpendapat bahwa morfologi adalah ilmu mengenai bentuk-bentuk dan pembentukannya.


Berdasarkan beberapa pengertian di atas yang diutarakan oleh para pengamat bahasa, dapat disimpulkan bahwa morfologi adalah salah satu cabang linguistic yang mempelajari dan menganalisis dasar-dasar bahasa atau bagian-bagian dari tata bahasa beserta fungsinya di dalam perubahan gramatikal dan semantiknya.
Oleh sebab itu morphology sangat erat kaitan nya dengan kata.

Apa itu kata?

Kata adalah Unit bahasa independen terkecil.
Kata yang Independen Artinya:
1.jangan bergantung pada kata lain.
2.dapat dipisahkan dari unit lain
3.dapat mengubah posisi.
Contoh: The man looked at the horses
s adalah penanda jamak, tergantung pada kata benda kuda untuk menerima makna
Kuda adalah sebuah kata: dapat terjadi di posisi lain atau berdiri sendiri
Eg:
The horses looked at the man.
- What is the man looking at? -Horses
Dengan demikian kata-kata keduanya independen karena mereka dapat dipisahkan dari kata-kata lain dan bergerak dalam kalimat, dan unit bahasa terkecil karena mereka adalah satu-satunya unit bahasa yang memungkinkan hal ini.

Ruang Lingkup Morfologi

Pada dasarnya di dalam morphology ada tiga ruang lingkup yang harus dipahami di dalam ilmu linguistic yaitu morfem, morf, dan alomorf yang akan dijelakan sebagai berikut.

1. Morfem
Morfem merupakan satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna. Morfem tidak bisa dibagi di dalam bentuk bahasa yang lebih kecil lagi. Di dalam bahasa Inggris morfem berfungsi sebagai pembeda antara kata jamak dan kata masa lampau. Menurut Chaer (1994: 146) morfem adalah satuan gramatikal terkecil yang mempunyai makna. Keraf (1984: 52) juga memberikan definisi tentang morfem adalah kesatuan yang ikut serta dalam pembentukan kata dan yang dapat dibedakan artinya. Jadi bisa disimpulkan bahwa morfem merupakan satuan bahasa atau gramatikal terkecil yang bermakna, yang dapat berupa imbuhan ataupun kata.
Kata-kata memiliki struktur internal Artinya kata dibangun dari potongan yang bahkan lebih kecil.

Simple words: Tidak memiliki struktur internal (hanya terdiri dari satu morfem) misalnya bekerja, membangun, berlari. Mereka tidak dapat dipecah menjadi bagian-bagian kecil yang membawa makna atau fungsi.
Complex words: Memiliki struktur internal (terdiri dari dua atau lebih morfem)  eg worker: affix -er added to the root work to form a noun.

Free VS Bound Morfem

Morfem bebas: kata sederhana, terdiri dari satu morfem, mis. Rumah, kantor, tinggi, kursi, bungkus. Itu adalah kata-kata dalam diri mereka sendiri.

Morfem terikat: morfem yang harus dilekatkan pada morfem lain untuk menerima makna.
EG: UNKINDNESS
UN- dan -NESS adalah morfem terikat, membutuhkan root Kind untuk membentuk kata.
Ini juga disebut imbuhan karena melekat pada batang. Ada dua jenis seperti diuraikan di bawah ini:

1. Preffix (Front of the base) = Un-
2. Suffix (end of the base) = -ness

Untuk lebih jelas nya lagi teman-teman bisa melihat dalam pohon morpology dibawah ini:
Pohon morphology menggambarkan struktur internal suatu kata. 

Prinsip untuk menentukan morfem


Menurut Ramlan (morfem dapat ditentukan berdasarkan enam prinsip yaitu sebagai berikut:
a. Satuan-satuan yang mempunyai struktur fonologis dan arti (leksikal) atau (makna gramatikal) yang sma merupakan satu morfem, misalnya, satuan lihat, dalam dilihat, melihat, penglihatan. dengan demikian lihat merupakan morfem.

b. Satuan-satuan yang mempunyai struktur fonologi berbeda merupakan satu morfem apabila satuan-satuan itu mempunyai arti/makna yang sma, dan dan perbedaan satuan fonologisnyadapat dijelaskan secara fonologisnya. Sebagai contoh, mem, men, dan meng, di dalam kata membawa, mendukung, dan menggali memiliki arti yang sama dan struktur fonologisnya dapat dijelaskan secara fonologisnya. Yait, satuan-satuan itu munculkarena mengikuti konsonan /b/, /d/, dan /g/.

c. Satuan-satuan yang mempunyai strukter fonologis berbeda, sekalipun perbedaannyatidak dapat dijelaska secara fonologis, masih dapat dianggap satu morfemapabila mempunyai arti/maknayang sama dan mempunyai distribusi komplementer (dapat diterapkan secara silih berganti). Misalnya bel- dalam kata belajar merupakan satu morfem dengan satuan ber- dalam berkebunatau be- dalam bekerja, sebab mempunyai makna yang sama dan dapat diterapkan secara silih berganti.

d. Apabila dalam deretan struktur suatu satuan berparalel dengan suatu kekosongan, kekosongan itu merupakan morfem. Sebagai contoh, dalam kalimat Dia makan kacan, kata makan dipakai tanpa menggunakan me-. Morfem yang tidak ada dalam struktur disebut morfem zero.

e. Satuan-satuan yang mempunyai struktur fologis mungkin merupakan satu morfem, mungkin pula merupakan morfem yang berbeda. Dikatakan morfem yang sama jika maknanyaberhubungan walaupun letaknya dalam kalimattidak sama, misalnya kata duduk dalam kalimat ia sedang duduk dan duduk orang itu sangat sopan. Dikatakan morfem berbeda apabila artinya berbeda, misalnya kata buku berarti ‘kitab’ dan buku ‘sendi’ atau kata mulut dalam dalam kalimat mulut gua itu lebar dan mulut orang itu lebar.

f. Setiap satuan yang dapat dipisahkan merupakan morfem. Misalnya, disamping kata bersandar yang memiliki satuan ber- dan sandar terdapat kata sandaran yang memiliki satuan sandar dan –an merupakan morfem yang berbeda.

Dari uraian di atas dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Morf
Morf adalah anggota morfem yang belum ditentukan distribusinya. Misalnya, /i/ pada kata kenai adalah morf; morf adalah ujud konkret atau ujud fonemis dari morfem. Misalnya, men- adalah ujud konkret dari men- yang bersifat abstrak (Kridalaksana, 1993: 141)
2. Alomorf
Alomorf adalah anggota morfem yang telah ditentukan posisinya. Misalnya, /ber/, /be/, dan /bel/ adalah alomorf dari ber- seperti pada kata bernyanyi, bekerja, dan belajar, meN- mempunyai alomorf meng-,men-, me-, mem-, meny-, dan menge-, seperti pada kata-kata mengajak, menulis,melukis, membawa, menyapa, dan mengecet.

Kesimpulan: morphology adalah salah satu cabang linguistic yang mempelajari dan menganalisis dasar-dasar bahasa atau bagian-bagian dari tata bahasa beserta fungsinya di dalam perubahan gramatikal dan semantiknya. Dan ketika kita mempelajari morphology berarti kita sedang belajar tentang kata.


Sekian informasi yang dapat saya bagikan, lebih dan kurang saya minta maaf. FYI tulisan saya ini saya buat berdasarkan referensi dari beberapa artikel. Dibawah ini adalah link yang saya gunakan sebagai acuan tulisan saya. Thank you 😘

Referensi:
https://all-about-linguistics.group.shef.ac.uk/branches-of-linguistics/morphology/what-is-morphology/
https://www.linguistikid.com/2016/11/pengertian-dan-ruang-lingkup-morfologi.html?m=1
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Morphology_(linguistics

Sedikit pemahaman tentang linguistik




Hi ... guys.
In my post this time I want to share a little about what I know about linguistics after I read several articles about linguistics.

1. Linguistic meaning
First we will discuss what is linguistics? So, the word linguistics actually comes from the Latin lingua which means 'language'. So, Linguistics is the science of language or the science that makes language the object of its study.
Linguistics is often called general linguistics. That is, linguistics does not only study a language, but also the ins and outs of language in general, which in French terminology is called langage. Linguistic experts are called linguists. The father of modern Linguistics is Ferdinand de Saussure (1857-1913). His book on language, entitled Course de Linguistique Generale, was first published in 1916.

In the scientific world, it is not only linguistics that takes language as the object of its study. Sciences or other disciplines that also study language include: literary science, social science (sociology), psychology, and physics. What distinguishes linguistics from these sciences is the approach to the object of study, namely language. Literature approaches language as an art container. Social science approaches and views language as a tool of social interaction in society. Psychology approaches and views language as a psychological birth. Physics approaches and views language as a natural phenomenon. Whereas linguistics approaches and regards language as language or the form of language itself.

Linguistic Benefits
Next is the linguistic benefit in human life. Do you know that linguistics has benefits in our lives, even though sometimes we are not aware of it? Thus, Linguistics provides many direct benefits to people who are involved in language-related activities such as linguists, language teachers, translators, dictionary compilers, textbook composers, and politicians. Linguistic benefits include:
1. Linguistic: help complete and carry out their duties in language inquiry.
2. Language teacher: train and teach language skills.
3. Translator: helps in getting good translation results.
4. Dictionary compiler: helps in compiling a complete and good dictionary.
5. Compilers of textbooks: help in choosing words and composing the right sentences.
6. Politicians: help in their activities to communicate with many people

Maybe that's all I know about linguistics. More and less I'm sorry.
Thank you😊

My bio

Story_Of_Darmawan_Boru_Lumban_Gaol


Hi guys.. Di postingan saya kali ini Saya akan memulai dengan perkenalin diri saya dulu yah. Karena kalau kata orang-orang sihh.. Tak kenal maka kenalan :-P

Oke langsung ajah yah.. 
Nama saya Darmawan Boru Lumban Gaol anak ke lima dari enam bersaudara. Dan kalian boleh panggil saya Derma.
  
Saya seorang perempuan meskipun nama saya seperti nama laki-laki. Saya tidak tahu kenapa orang tua saya memberikan saya nama laki-laki. Dan kalau saya tanyakan kepada ibu saya dia hanya berkata: "dulu waktu kamu lahir ayahmu tidak menemukan nama yang cocok untukmu. Padahal semua saudaramu dialah yang memberikan nama. Dan hanya kamulah yang saya beri nama. Karena ayahmu tidak tahu ingin memberikan nama apa" . Duh.. Kasian banget kan aku hehe.

Dan akhirnya ibu saya yang memberikan saya nama. Dan dia memilih nama Darmawan, mungkin karena orang tua saya berharap suatu saat nanti saya harus sesuai dengan nama saya, yaitu orang yang suka memberi. Meskipun Kenyataan masih suka pelit sih :-P

 Dan karena itu tuhh... Setiap kali bertemu dengan  orang baru dan perkenalin diri saya, orang-orang masih suka nanya "Nama kamu memang Darmawan? " "itukan nama laki-laki " dan lain sebagainya Bla.. Blaa... Blaa.
Tapi aku ga terlalu peduli sih...meskipun awalnya memang risih :-D

Disini juga saya mau berbagi sedikit tentang perjalan saya dari SD sampai sekarang. Jangan bosen yahh gaezz.. Meskipun nantik cerita saya membosankan. Hehe


Saat saya pertama kali masuk SD saya tinggal bersama nenek saya. Sampai akhirnya ketika saya kelas 3 SD nenek saya meninggal. Dan karena ibu saya adalah anak pertama, maka sekarang kamilah yang menghuni rumah itu. Dan akhirnya saya tinggal bersama dengan orang tua saya. Semua tampak baik-baik saja. Sampai suatu ketika saat saya masuk kelas 5 SD ayah saya meninggal karena sakit Liver. Semenjak itu ibu saya berjuang sendiri untuk menyekolahkan kami anak-anaknya. Saat itu kami semua masih kecil, masih belum mengerti apa yang sudah terjadi. Saudara laki-laki saya yang paling tua masih baru masuk kelas 1 SMP saat itu. Dan adik saya yang paling kecil masih kelas 2 SD. Kami semua masih sangat kecil dan kami harus menerima kenyataan bahwa ayah kami sudah meninggal dan tidak akan bisa bertemu dengan nya lagi. Padahal orang yang paling memotivasi kami semua dalam belajar adalah Dia, ayah kami.

Namun,  saya sangat bangga kepada Ibu saya, karena Dia benar-benar berjuang untuk menyekolahkan kami. Dia memutuskan untuk tidak menikah lagi dan memperjuangkan kami anak-anaknya. 

Dan inilah yang menjadi motivasi dan membangkitkan semangat saya dalam belajar. Saat saya masuk SMP pikiran sudah mulai belajar dewasa. Saat saya merenungkan perjuangan orang tua saya untuk menyekolahkan kami anak nya. Saya termotivasi untuk tidak menyia-nyiakan perjuangan nya. Sampai akhirnya saya bisa mendapkan juara satu umum di SMP saya saat itu. 
Proses nya memang tidak gampang. Dan saya sangat ingat saat itu saya memulai dari juara tiga, naik lagi ke dua turun lagi ke tiga, naik lagi dan sampai akhirnya saya dapat juara satu umum.

Sampai suatu ketika saya lulus dari SMP dan saya mendapatkan  tawaran untuk masuk SMA  unggulan di kabupaten kami. Dan mereka mengatakan saya tidak perlu di tes. Karena saat itu saya dapat jalur undangan siswa berprestasi. Namun karena sekolah nya terlalu jauh dari rumah, orang tua saya tidak mengizinkan saya untuk mengambil jalur undangan itu. Huhu.. Sedih kalau ingat itu :'(

Dan akhirnya saya masuk SMA N 1 Di daerah Padang lawas. Sekolah itu dekat dengan rumah kami. Dan kalau menggunakan sepeda motor hanya sekitar 15 menit sudah sampai ke sekolah.

SMA itu bukan lah mimpi saya. Dan Saya masuk ke sekolah  ini pun karena terpaksa. Hal itu juga yang mematahkan semangat saya dalam belajar. Memang.. Saya masih tetap bisa mendapatkan juara di sekolah itu. Meskipun semangat saya belajar sudah berkurang😂.


Meskipun saya bukan termasuk orang yang paling pintar di sekolah saya,  namun guru-guru saya sering mengutus saya untuk ikut berlomba. Baik tingkat kecamatan ataupun tingkat kabupaten. Padahal saya hanya juara tiga di kelas. Dan teman satu kelas saya juara satu umum. Namun bukan dia yang dipilih. Saya pun bingung kenapa bisa begitu. Mungkin karena saya adalah pembawa keberuntungan untuk sekolah saya hehe.  

Dan hal itulah yang mungkin mendorong saya untuk tetap menjaga kepercayaan guru saya kepada saya. Bahkan dari kecamatan pihak sekolah mendaftarkan saya untuk mengikuti cerdas cermat untuk mewakili puskesmas di kecamatan kami. Dan saat itu kelompok kami mendapatkan juara 1 di tingkat kabupaten. Pernah juga..waktu itu ada olimpiade sains. Dan saya di utus untuk olimpiade di bidang komputer.  Dan saya berhasil sampai tingkat provinsi dan mendapat juara satu di tingkat kabupaten. Namun di tingkat provinsi nya saya tidak berhasil untuk melanjutkan ke tingkat nasional. 

Meskipun begitu kalau belajar sehari-hari saya selalu malas. Yaa.. Karena dari awal memang saya tidak setuju untuk sekolah disitu. Namun, pada akhirnya saya bangga kepada sekolah itu. Meskipun memang sekolah itu bukan SMA idaman orang, tapi di sekolah itulah saya mengurangi beban orang tua saya. Karena saya dapat beasiswa dari setiap lomba yang saya ikuti. Sehingga beban orangtua saya sedikit berkurang.

Sekarang saya sudah kuliah dan sudah semester tiga,  prodi pendidikan Bahasa Inggris  di universitas Lancang Kuning. Duh...rasanya waktu berjalan begitu cepat yah😅


Tapi guys.. Kebiasaan malas belajar di SMA masih sering terbawa sampai sekarang. Padahal Para dosen udah sering banget memberi dorongan atau pun motivasi agar semangat belajar.  Yah..saat di ruangan memang termotivasi. Tapi setelah keluar dari depan pintu ntah mengapa  semua motivasi hilang berlalu begitu saja. Mungkin karena belom dapat semangat dari si Doi nih:-D. 

Namun sekarang belajar untuk mencintai proses adalah langkah yang tepat. Meskipun keluhan itu masih sering terucap dari bibir ini. Namun itulah perjalanan hidup, tidak ada yang mudah. Tapi saya percaya dari pengalaman yang saya lalui semua pasti bisa dilewati. Asal tetap setia untuk berjuang😊. waduhh... Kok tiba-tiba bijak yah mikirnya 😂

Namun memang begitulah. Ada orang yang mengatakan "usaha tidak akan mengkhianati hasil" itulah yang mendorong saya untuk tetap berusaha. Meskipun saat ini mungkin belum jadi yang terbaik tapi suatu saat nanti bukan tidak mungkin saya jadi yang terbaik. Karena untuk segala sesuatunya memang perlu proses:-P


Sekian cerita perjalanan hidup saya. Semoga suatu saat nanti kisah yang saya tuliskan ini menjadi inspirasi bagi banyak orang. Meskipun kisah ini adalah kisah yang membosankan😂
Bye.. Bye:-D